Ingin Bertanya? +62361226656 [email protected]

PENGABDIAN MASYARAKAT DI MOJOKERTO PASCA SARJANA IHDN DENPASAR


PTIPD,19-06-2017

PTIPD, Jumat (16/06/2017) Pascasarjana Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar melaksanakan kegiatan Pengandian Masyarakat (Pasraman Kilat) tanggal  16 - 18 juni 2017 se-kabupaten dan kota Mojokerto Jawa Timur. Acara ini dibuka oleh Ketua PHDI Kabupaten Mojokerto, Sri Wangi Peni di Pasraman Pura Sasana Bina Yoga, Dusun Sumber Rejo, Desa Sumber Tanggul, Kecamatan Mojosari. Acara pembukaan  dihadiri  sesepuh umat Ketua PHDI Kota Mojokerto, umat Hindu Mojokerto, Direktur Pascasarjana IHDN Denpasar, Dr. Drs. Ketut Sumadi, M.Par didampingi Asdir 2, Dr. Ketut Srie Kusumawardani, M.Pd, Sekretaris Prodi S3 Ilmu Agama, Dr. Ida Ayu Tary Puspa, M.Par, Kaprodi S2 Brahma Widya, Dr. I Nyoman Temon, M.Pd, Kaprodi S2 Komunikasi, serta mahasiswa S2 dan S3.

 

Ketua PHDI Kabupaten Mojokerto, Sri Wangi Peni, menyambut gembira pelaksanaan Pasraman Kilat ini sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran Agama Hindu sesuai dengan kearifan lokal di Mojokerto yang terkenal dengan sebutan "Bumi Mojokerto". "Sebagai umat Hindu kita kuatkan Sradha dan Bhakti dalam melaksanakan tugas sehari-hari sebagai warga Negara Indonesia", katanya. Karena itu, tema kegiatan pasraman  kali ini sangat tepat, yakni melalui pasraman kilat kita tingkatkan pengamalan ajaran Agama Hindu menuju kejayaan NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. "Hal.ini telah kita tunjukkan dalam kehidupan umat Hindu dan  antar umat beragama di Jawa Timur yang sangat rukun". Ia mengakui, memang ada masalah- masalah sosial umat beragama, tapi masalah itu bisa diatasi dengan pendekatan persuasif dan menyamakan persepsi. Dia mengharapkan agar kerjasama dengan Pascasarjana IHDN Denpasar dapat ditingkatkan agar acara pasraman bisa berlangsung berkelanjutan.

 

Direktur Pascasarjana IHDN Ketut Sumadi menjelaskan, pengabdian mayarakat falam bentuk kegiatan pasraman kilat yang diadakan untuk pertamakalinya se-kabupaten dan kota Mojokerto, sangat penting artinya bagi umat hindu, karena dalam kegiatan ini diisi dengan pengkajian, pendalaman, dan contoh pengamalan ajaran sesuai kearifan lokal. "Termasuk juga pengamalan nilai ajaran agama dalam konteks penguatan budaya bangsa", katanya. 

Dalam kegiatan ini, Pascasarjana IHDN menyerahkan punia berupa dana yang dikumpulkan secara spontan dari anggota tim pengabdian dan uparengga/sarana upacara dan dan Tim pengabdian masyarakat IHDN memberikan materi tentang Tattwa, Susila, Acara. Di samping itu juga diisi kegiatan yoga asanas, seni tari keagamaan, lomba mewarnai gambar, cerdas cermat, seni mesatua (bercerita).

Menurut Ketua Panitia Pelaksana, Ni Luh Wiwik Eka Putri, S.Sos.H, M.I.Kom, peserta pasraman kilat sebanyak 100 orang masing2 dari Pasraman Saraswati Kota Mojokerto, Pasraman Sasana Bina Yoga dan Pasraman Telaga Widya Kabupaten Mojokerto. Biaya pasraman berasal dari punia umat dan para orang tua siswa. "Anak anak sangat antusias mengikuti pasraman yang pertama kali di Mojokerto sampai akhir kegiatan," katanya.



Penerimaan Maba

SIM IHDN

Repository

Jayapangus Press

E- KRS

SION

Wisuda

Perpustakaan