Ingin Bertanya? +62361226656 [email protected]

JALAN SANTAI MENYEMARAKKAN DIES NATALIS IHDN DENPASAR


PTIPD,07-11-2017

Denpasar (IHDN) --- Ratusan Mahasiswa, pegawai dan Dosen Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar beserta keluarga ikut serta dalam jalan santai yang diadakan dalam rangka Dies Natalis ke-13 yang mengambil tema “Agama dalam Harmoni Bangsa”, selasa (07/11).

Kegiatan ini diawali dengan jalan santai yang dilepas langsung oleh Rektor Prof. Dr. Drs. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si, dengan mengambil rute dari kampus di Jalan Ratna menuju Jalan WR. Supratman, kemudian Jalan Kenyeri dan kembali ke kampus.

Setelah itu, sejumlah kegiatan menarik digelar di halaman kampus yaitu lomba balon berpasangan, lomba senam kreasi, lari berpasangan, balap karung, dan karaoke.

Menurut Ketua Panitia Dies Natalis ke-13 IHDN Denpasar, Gek Diah Desi Sentana SS., M.Hum, kegiatan menyambut Dies tidak hanya dengan kegiatan internal kampus berupa lomba-lomba, namun juga dalam bentuk bakti sosial dan pengabdian masyarakat sosial keagamaan. Beberapa waktu lalu, IHDN Denpasar melakukan kunjungan bakti sosial ke Panti Asuhan Hindu Sunya Giri, Padangsambian Kaja, Denpasar.

Sementara serangkaian Dies, IHDN Denpasar juga melakukan pengabdian masyarakat berupa ngayah di pura-pura, diantaranya ngayah calonarang di Banjar Canggi, Desa Batuan Kaler, Gianyar, Ngayah menari bebalihan di Pura Kentel Gumi, Klungkung, termasuk ngayah mereresik dan membuat sarana upakara di Pura Sakenan, ngayah Umanis Kuningan di Pura Dalem Batubulan, serta ngayah tari wali di Pura Pucak Mangu dan Balingkang.

Puncak acara Dies Natalis ke-13 akan dilaksanakan besok di ruang auditorium IHDN Denpasar. Menurut Rektor Sudiana, ada yang baru tahun ini. Ada IHDN Awards yakni sebuah penghargaan spesial yang diberikan tokoh-tokoh yang berperan terhadap perkembangan Agama Hindu dan pendidikan. Ada tiga tokoh yang bakal menerima penghargaan yakni Ida Pedanda Gede Wayahan Wanasari, Ida Pandita Mpu Sinuhun Siwa Putra Paramadaksa Manuaba, dan Ida Tjokorda Gede Agung Sukawati.

“Beliau-beliau ini merupakan tokoh yang berperan terhadap perkembangan agama Hindu dan pendidikan. Ada 15 tokoh yang kita seleksi dilihat dari peran beliau, karya-karyanya, termasuk bagaimana dengan masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Dengan bertambahnya usia IHDN Denpasar, Rektor Sudiana berharap semangat baru selalu tumbuh, dan kampus senantiasa bisa selalu dalam keadaan kondusif. Dengan mimpi dan semangat yang tinggi, cita-cita kampus untuk menjadi maju, unggul dan teratur bisa digapai. “Harapannya bagaimana agar suasana kampus semakin kondusif, dan mimpi tentang kemajuan bidang riset bidang penelitian, pengabdian ini perlahan kita bisa wujudkan. IHDN Denpasar harus mampu menjadi salah satu kampus terdepan dalam memberikan informasi tentang dharma, agama, adat, dan budaya,” tegasnya.

Untuk mewujudkan mimpi tersebut, saat ini persiapan akreditasi lembaga sudah sebagian besar telah dilakukan. “Targetnya tercapai tahun 2018. Kami ingin dosen dan civitas semangat bahu-membahu untuk mewujudkan ini,” katanya. (k/d)



Penerimaan Maba

SIM IHDN

Repository

Jayapangus Press

E- KRS

SION

Wisuda

Perpustakaan