NGAYAH SERANGKAIAN PUJAWALI PURA KAHYANGAN JAGAT SAKENAN TAHUN 2020, IHDN DENPASAR PERSEMBAHKAN 2 BUAH PENJOR RAKSASA

NGAYAH SERANGKAIAN PUJAWALI PURA KAHYANGAN JAGAT SAKENAN TAHUN 2020, IHDN DENPASAR PERSEMBAHKAN 2 BUAH PENJOR RAKSASA

Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar mendapatkan kesempatan ngayah serangkaian Pujawali Pura Kahyangan Jagat Sakenan Tahun 2020. Ngayah yang merupakan istilah bagi seseorang ataupun kelompok yang bekerja dengan tulus iklas tanpa mendapatkan imbalan secara material ini bertempat di Pura Dalem Sakenan, Serangan, Denpasar Selatan. Ngayah yang telah dijadwalkan dimulai Rabu (26/2) lalu dan berakhir Minggu (1/3), melibatkan seluruh Civitas Akademika IHDN Denpasar, baik itu dari Dosen, Pegawai, dan juga Mahasiswa IHDN Denpasar.

Ngayah serangkaian Pujawali Pura Kahyangan Jagat Sakenan yang dilaksanakan IHDN Denpasar Tahun ini diimplementasikan dalam berbagai bentuk. Berbagai bentuk ngayah tersebut seperti, ngayah mareresik membersihkan area Pura, ngias memasang pengangge, memasang umbul-umbul, membantu memercikkan tirta, serta mengisi, kekidungan, tetabuhan, dan tari-tarian. Tetapi diantara semua persembahan ngayah, ada hal unik yang menarik perhatian, yaitu berdirinya dua buah penjor raksasa didepan area Pura.

Koordinator Ngayah dari pihak Mahasiswa sekaligus Menteri Agama dan Budaya Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) IHDN Denpasar, I Putu Shandy Palguna Utama menuturkan, dua buah penjor ini sebenarnya sudah kami rencanakan dari jauh-jauh hari, dan diarsiteki langsung oleh Wakil Presiden Mahasiswa BEM IHDN Denpasar, I Wayan Degus Jaya. Dirinya juga mengungkapkan, dalam pembuatan penjor ini pihaknya memerlukan waktu kurang lebih 3 hari lamanya.

“Untuk pembuatan 2 buah penjor ini, kami akui pada awalnya memang terdapat sedikit kesulitan, terutama bahan yang kami perlukan lumayan banyak, dan memerlukan waktu yang cukup lama untuk mengolahnya menjadi hiasan penjor, tetapi karena dukungan dan partisipasi teman-teman mahasiswa dari Organisasi Kemahasiwaan, akhirnya 2 buah penjor ini bisa kami selesaikan dalam waktu kurang lebih 3 hari” Ujarnya.

Terkait dua buah penjor ini yang mendapat perhatian dan sempat viral di berbagai media digital Instagram seperti Punapi Bali, Info Denpasar, DiBaliJani, Info Dewata, dan Punapi Gianyar, mahasiswa semester 4 dari Fakultas Dharma Acarya ini mengaku merasa bangga dan juga bahagia. Tetapi lebih dari itu, dirinya lebih bangga kepada seluruh Civitas Akademika yang telah bersedia meluangkan waktunya untuk ikut ngayah dalam Pujawali Pura Kahyangan Jagat Sakenan tahun ini. Dirinya juga tidak lupa berharap dan berpesan kepada seluruh Civitas Akademika terutama Mahasiswa IHDN Denpasar, agar jangan pernah merasa lelah dan kapok untuk ikut ngayah dimanapun itu.

“Janganlah pernah merasa lelah dan kapok untuk melaksanakan ngayah dimanapun itu, karena itu merupakan kewajiban kita sebagai generasi muda Hindu yang sudah semestinya melaksanakan swadharma dengan rasa tulus iklas” Imbuhnya. (Darma)