PERTEMUAN DOSEN & MAHASISWA IHDN DENGAN DOSEN & MAHASISWA ASING SIT STUDY ABROAD-SPRING PROGRAM 2019

PERTEMUAN DOSEN & MAHASISWA IHDN DENGAN DOSEN & MAHASISWA ASING SIT STUDY ABROAD-SPRING PROGRAM 2019

Selasa, 5 Maret 2019, bertempat di aula kampus IHDN, Jl. Ratna No. 51, telah dilaksanakan pertemuan antara dosen & mahasiswa IHDN dengan dosen & mahasiswa SIT Study Abroad-Spring Program 2019. Pertemuan ini dihadiri oleh para pejabat IHDN & Academic Director of SIT Study Abroad Indonesia, serta peserta pertemuan yang berasal dari kalangan dosen dan mahasiswa. Antusias mahasiswa yg akan melaksanakan kolaborasi pendidikan lapangan tampak jelas pada saat Rektor IHDN memberi kesempatan bertanya terkait isi sambutan yang menekankan bahwa IHDN adalah kampus yang kompetitif & menawarkan berbagai konsentrasi ilmu yang sangat menarik untuk dipelajari baik oleh para mahasiswa lokal, maupun para mahasiswa asing.


SIT Study Abroad of World Learning Inc. merupakan mitra kerjasama IHDN sejak 2016 yang beralamat utama di Vermont Amerika Serikat dan secara regular mengirimkan mahasiswanya untuk menempuh pendidikan singkat di Indonesia di bawah bimbingan SIT Study Abroad Indonesia. Kepada para mahasiswa asing inilah, Rektor IHDN, Prof. I Gusti Ngurah Sudiana menjelaskan bahwa IHDN membuka peluang study yang seluas-luasnya bagi para mahasiswa yang ingin belajar tentang berbagai ilmu yang berbasis Weda baik itu ilmu-ilmu yang ditawarkan oleh Jurusan dan Program Studi maupun keilmuan yang didalami bersama dengan lembaga-lembaga mitra kerjasama IHDN, seperti Vedic agriculture, Vedic technology, Transcendental Meditation, Vedic Spiritual dan Yoga. Pendalaman keilmuan ini dilaksanakan dengan bermitra kerjasama dengan Maharishi University yang berkedudukan di Amerika Serikat. Manfaat mempelajari semua ilmu tersebut sangat bagus bagi para mahasiswa, salah satunya adalah kemampuan Transcendental Meditation dalam meningkatkan kecerdasan kognitif, kecerdasan emosi dan kecerdasan spiritual.
Rektor IHDN menyatakan bahwa IHDN membuka lebar kesempatan bagi para mahasiswa asing untuk datang berkali-kali ke IHDN dan menuntut ilmu karena IHDN adalah lembaga Pendidikan Tinggi berbasis agama Hindu yang telah berdiri kokoh sejak berbentuk Akademi Pendidikan Guru Agama Hindu (APGAH) di tahun 1993 dan beralih status menjadi Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) sejak tahun 2004. Hingga saat ini IHDN telah memiliki banyak mitra kerjasama, beberapa diantaranya merupakan lembaga asing yang berkedudukan di Amerika, Belanda, Jepang, Republik Rakyat Tiongkok, dan Malaysia.


Dalam sambutannya, Rektor IHDN juga memberikan tambahan pengetahuan bagi para mahasiswa yang berjumlah 19 orang dan seluruhnya berwarganegara Amerika tersebut tentang keistimewaan Hari Raya Nyepi, Tahun Baru Saka 1941, upacara Pancawali Krama beserta prosesi yang harus dijalani oleh umat Hindu di Bali. Menanggapi banyaknya pertanyaan mahasiswa asing terkait Brata Penyepian menunjukan bahwa pelaksanaan hening selama 24 jam ini mendapat perhatian mendalam bagi para mahasiswa yang tengah mengikuti pendidikan singkat untuk memahami budaya, tradisi, dan agama-agama di Indonesia. Begitupun dengan penjelasan terkait rencana pelaksanaan Panca Wali Krama yang juga mengundang minat para mahasiswa ini untuk dapat nantinya menyaksikan langsung pelaksanaan upacara yang hanya dilaksanakan 10 tahun sekali ini.
Di akhir sambutannya, Prof. I Gusti Ngurah Sudiana menekankan bahwa program kolaborasi pendidikan antara kedua lembaga harus lebih dimantapkan lagi menjadi program-program yang lebih panjang waktunya sehingga kesempatan belajar bagi mahasiswa IHDN maupun mahasiswa SIT Study Abroad menjadi lebih baik lagi.