Menag Lantik Empat Pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri

Menag Lantik Empat Pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri

Jakarta (Kemenag) — Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin melantik empat pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN), 3 Rektor dan 1 Ketua Sekolah Tinggi. Seremonial pelantikan digelar di Kantor Kementerian Agama, Jakarta.

Menurut Menag, ada dua tantangan Perguruan Tinggi Keagamaan (PTK) di Indonesia. Pertama, arus globalisasi di ranah Perguruan Tinggi (PT). Sekarang, PT tidak hanya dituntut mampu berkompetisi di tingkat lokal dan nasional, tapi juga regional dan internasional.

“Peguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) harus berupaya untuk masuk peringkat PT yang memiliki reputasi kelas dunia, sejalan dengan visi menjadikan studi keagamaan, khususnya studi Islam Indonesia, sebagai ikon internasional,” kata Menag di Jakarta, Jumat (13/10).

Menag juga minta PTKN binaan Kementerian Agama harus mampu memainkan peran sebagai agen transformasi. Keberadaan PTKN harus berkontribusi penting terhadap pencapaian tujuan pembangunan manusia dan masyarakat Indonesia yang dicita-citakan.

“PTKN harus proaktif memikirkan, mengkaji, dan melahirkan gagasan dan konsep-konsep pemecahan berbagai persoalan yang dihadapi umat beragama dan bangsa Indonesia,” ujarnya.

Tantantangan kedua, kata Menag, adalah mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang mandiri, mencintai Tanah Air dan berkontribusi positif memajukan negeri. “Bertambahnya pengangguran intelektual akan menjadi persoalan besar bagi bangsa,” kata Menag.

Untuk itu, PTKN harus dapat membekali mahasiswa dengan kompetensi dan kemampuan diri yang membuat mereka tidak hanya dapat mencari peluang kerja, tapi juga menciptakan peluang bagi diri sendiri dan orang lain. “Pengembangan karakter, intelektualitas, jiwa inovasi, etos kerja, dan semangat pengabdian harus mendapat tempat semestinya dalam proses Pendidikan dan pengajaran di PTK,” tegasnya.

Keempat pimpinan PTKN yang dilantik:
1.    Prof. Dr. Mujiburraham, S.Ag, MA sebagai Rektor UIN Antasari Banjarmasin,
2.    Dr. Lahaji, M.Ag sebagai Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo,
3.    Prof. Dr. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si sebagai Rektor IHDN Denpasar,
4.    Dr. Fredrik Warwer, M.Th sebagai Ketua Sekolah Tinggi Agama Kristen Protestan Negeri Sentani.

Tampak hadir, para pejabat eslon I dan II Kementerian Agama RI serta beberapa pimpinan PTKN.

Sumber Kemenag